Latest News

Bagaimana Masakan Cepat Saji Merusak Hormon


Bila Anda ingin sehat, sebaiknya lupakan kesukaan mengonsumsi kuliner cepat saji atau fast food. Makanan jenis ini tinggi kandungan sodium, gula, dan juga lemaknya.

Terlalu sering mengonsumsi kuliner cepat saji bukan hanya mengakibatkan kegemukan. Sebuah studi terbaru menyebutkan, fast food juga mengandung phthalates, zat kimia yang dapat mempunyai pengaruh mengganggu kadar hormon badan dan menurunkan jumlah sperma.
Phthalate sendiri biasanya ditemukan dalam produk pewangi, kosmetik, serta produk pembersih.


Laporan yang dimuat dalam jurnal Environmental Health Perspective itu menyebutkan, orang yang sering mengonsumsi fast food mempunyai konsentrasi tinggi dua zat kimia saat phthalate dipecah di tubuh.


Dua penelitian sebelumnya menunjukkan, pola makan yang sering mengasup kuliner yang diproses akan mengakibatkan paparan zat kimia phthalates dan bisphenol A tinggi. Tapi dalam studi terbaru yang difokuskan ialah mekanan cepat saji.


Penelitian ini dilakukan dengan mengamati data dari 8.800 orang yang mengikuti survei wacana kuliner apa yang dikonsumsi dalam 24 jam terakhir. Mereka juga menawarkan referensi urine pada para peneliti.


Dua jenis hasil olaharan phthalate ditemukan, yakni DEHP dan DiNP. Orang yang sekitar 35 persen asupan kalorinya berasal dari kuliner cepat saji dalam 24 jam terakhir, mempunyai kadar kedua zat kimia itu paling tinggi dibanding orang yang tidak makan fast food.

Menurut Ami Zota, peneliti, phthalate kemungkinan masuk dalam kuliner dalam proses persiapan dan pengemasan. Sarung tangan plastik dan juga ban berjalan di dapur cepat saji dapat jadi penyebabnya.


"Panas dari proses pemasakan juga menciptakan zat kimia ini lebih gampang masuk dalam makanan,"

0 Response to "Bagaimana Masakan Cepat Saji Merusak Hormon"

"; var FnoBox = noBox.replace(/\s+/g, ''); if ( FnoBox === "no" ) { $('body').addClass('noBox'); } }); //]]>