
Jika masakan yakni "obat" terbaik bagi kesehatan tubuh, superfood tentu akan menjadi pilihan pertama ketika Anda ingin mendapat manfaat sehat luar biasa dari makanan.
Namun, tak semua superfood punya rasa yang enak di lidah. Bilaquinoa atau kale malah menciptakan Anda tak nafsu makan, berikut beberapa alternatif pengganti superfood yang sama dalam hal nutrisi, tetapi punya rasa yang lebih enak.
Kubis sebagai pengganti kembang kol
Kembang kol sekarang menjadi sentra perhatian dan sama tenarnya dengan brokoli. Bahkan, mereka yang melaksanakan gaya hidup sehat berbondong-bondong mengolah kembang kol, mulai dari pizzakembang kol, beras kembang kol, atau kembang kol goreng.
Namun, bila Anda tidak menyukai rasa kembang kol, kubis bisa menjadi pilihan. Keduanya merupakan sayuran dengan fungsi yang serupa, yang dikenal sebagai pendukung berpengaruh kekebalan tubuh, detoks alami, serta mencegah berkembangnya penyakit jantung dan kanker.
Biji wijen sebagai pengganti biji chia
Biji chia ada di mana-mana dan menjadi begitu gampang didapat akhir-akhir ini. Tidak ada keraguan bahwa biji chia baik untuk Anda. Namun, bila Anda mulai bosan mengonsumsi mereka, konsumsilah biji wijen sebagai variasi.
Walau biji wijen tidak mengandung asam lemak omega-3 sebanyak bijichia, penelitian telah memperlihatkan bahwa biji wijen bisa meningkatkan kadar antioksidan dan menurunkan kadar Kolesterol jahat.
Seperti biji chia, biji wijen kaya akan magnesium, mineral yang sangat penting untuk otot, saraf, dan fungsi kekebalan tubuh, termasuk menjaga irama jantung, tekanan darah, dan gula darah sehingga mengatakan bantuan untuk pengembangan struktur tulang dan diharapkan untuk memperbaiki DNA.
Buncis sebagai pengganti quinoa
Quinoa tengah menjadi bintang dari keluarga gandum. Namun, percaya atau tidak, Anda bisa mendapat gizi yang sama dari buncis.
Seperti quinoa, buncis secara alami bebas gluten dan mengatakan keseimbangan yang unik dari karbohidrat baik dan protein nabati.
Sebagai perbandingan, setengah cangkir quinoa yang dimasak mengandung sekitar 20 gram karbohidrat, 2,5 gram serat, dan 4 gram protein, sedangkan dengan jumlah yang sama, buncis mempunyai 17 gram karbohidrat, 5 gram serat, dan 5 gram protein. Keduanya juga mengandung mineral dan antioksidan, dan sanggup dimakan panas, dingin, atau dalam bentuk tepung.
Cranberry sebagai pengganti goji berry
Goji berry menjadi populer, terutama alasannya mereka dipakai dalam pengobatan China untuk meningkatkan kekebalan badan dan mempunyai antioksidan tinggi.
Namun, banyak orang yang mencicipi goji berry terlalu pahit di lidah. Selain itu, beberapa orang menghindari mereka alasannya takut akan tanda-tanda inflamasi. Jadi, untuk mendapat manfaat kekebalan yang sama, Anda sanggup makan cranberry.
Salah satu studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutritionmenemukan bahwa polifenol antioksidan dari cranberry sanggup mendorong respons imun dalam melawan batuk dan flu. Selain itu,cranberry membantu mencegah abses kanal kemih (ISK).
Dalam studi milik Universitas Wisconsin, 20 responden yang rentan terhadap ISK diminta mengonsumsi satu porsi (sekitar 1,5 ons)cranberry setiap hari. Dalam waktu enam bulan, ISK pada responden menurun secara signifikan.
Kalettes sebagai pengganti kale
Kebanyakan orang mengaku tidak menyukai rasa kale yang disajikan sebagai salad atau jus hijau. Walau begitu, kale menjadi lebih renyah dan manis ketika dipanggang, dan lebih lembut ketika tumis.
Namun, bila Anda merasa masih sulit untuk menyukai kale, kalettesadalah alternatif yang bagus. Kalettes tumbuh secara hibrida, mempunyai rasa manis dan lezat, tidak pahit, tetapi lebih renyah dari kangkung.
Kalettes memperlihatkan nutrisi pelindung yang sama dengan kale, termasuk vitamin K, C, dan antioksidan.
0 Response to "5 Masakan Alternatif Pengganti Superfood"